Ini Dia Bocoran yang Bikin Pendiri WikiLeaks Berang

TRIBUNNEWS.COM, LONDON — Julian Assange marah lantaran harian The Guardian di Inggris membocorkan informasi mengenai kasus pelecehan seksualnya. Apa bocoran itu?
The Guardian pada Jumat (17/12/2010) mengangkat judul “Sepuluh Hari di Swedia: Tuduhan Lengkap Terhadap Julian Assange.” Artikel itu memuat laporan polisi Swedia mengenai kronologi tuduhan pelecehan dan perkosaan yang terjadi saat Assange berada di Kota Stockholm, bulan Agustus lalu.

Laporan itu menyebut pengakuan korban dengan inisial namanya A. Dia adalah salah seorang panitia penyelenggara suatu seminar, yang menghadirkan Assange sebagai pembicara. Di Swedia, Assange sempat tinggal di flat milik A. Di tempat itulah, A mengaku dipaksa berhubungan seks dengan Assange.

Menurut laporan polisi, A mengaku bahwa Assange memaksanya melakukan hubungan seksual dan Assange menolak untuk menggunakan kondom. Ketika akhirnya dia mau menggunakan kondom, Assange merobeknya dan merusak pelindung tersebut.

Assange juga disebut enggan pergi dari flat A, sementara si empunya rumah sudah jengah atas kehadirannya. Assange terus melakukan pendekatan seksual kepada A sebelum akhirnya dia meninggalkan flat tersebut.

Laporan polisi mengatakan, saat diinterogasi polisi Assange mengakui telah melakukan hubungan seks, namun tidak merobek kondom tersebut dan tidak tahu kalau itu bocor.

Kepada temannya, seperti dikutip laporan polisi, A mengatakan “berhubungan seks dengan Assange adalah yang terburuk selama hidupnya. Bukan hanya itu, namun juga karena kekerasan yang mewarnainya.”

Dalam laporan itu, Assange juga disebutkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap W, salah satu panitia penyelenggara juga. Laporan itu menyebutkan, Assange menciumi W, menjamahi tubuhnya saat mereka berdua berada di bioskop.

Kemudian keduanya melakukan hubungan seks di flat wanita itu tanpa mengenakan kondom. Menurut laporan polisi, W pernah menyuruh Assange untuk memeriksakan diri ke klinik. Namun, karena klinik saat itu telah tutup, tes tak jadi dilaksanakan.

W dan A kemudian melaporkan Assange kepada polisi namun saar kasusnya masih diproses, Assange meninggalkan Swedia pada bulan September. Inilah yang menyebabkan pemerintah Swedia mengeluarkan surat penangkapan untuknya.

Pimpinan The Guardian menyatakan telah berusaha meminta konfirmasi atas laporan itu kepada pengacara Assange, namun tidak mendapatkan respons. Karena itu, mereka lalu tetap mempublikasikan laporan itu.

Assange yakin bocoran laporan yang diterima koran tersebut berasal dari pengadilan Swedia atau agen intelijen lainnya yang ingin merusak pembelaannya. Dia mengaku jijik atas keputusan reporter koran itu untuk menayangkan laporan kepolisian tersebut.

 

Sumber: http://www.tribunnews.com/2010/12/21/ini-dia-bocoran-yang-bikin-pendiri-wikileaks-berang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: